Pojokmedia.com, SAMARINDA – Kepedulian PT Bukit Baiduri Energi (BBE) terhadap penanganan bencana diwujudkan dengan mengirimkan enam personel Emergency Response Team (ERT) ke Desa Tadho, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keenam personel tersebut menjalankan misi kemanusiaan sejak 19 hingga 27 Agustus 2026 melalui program BBE Peduli yang bersinergi dengan ESDM Siaga Bencana Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Tim tersebut dipimpin Hairuddin Nur sebagai leader. Anggota lainnya yakni Suwanto sebagai paramedis, Eky Saragios Tarigan sebagai pilot drone, Busri sebagai mekanik, serta Polii Renaldy Jefli dan Angga Dwi Kurniawan sebagai rescuer.
Tidak hanya mengandalkan personel, BBE juga membekali tim dengan sejumlah perlengkapan yang dapat digunakan untuk mendukung operasi di lapangan. Peralatan tersebut meliputi chainsaw atau senso, perangkat komunikasi, genset serta perlengkapan pencarian manual.
Ketua ERT BBE Hairuddin Nur mengatakan seluruh perlengkapan disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan penanganan kondisi darurat di lokasi.
“Peralatan tersebut dipersiapkan untuk membantu kegiatan evakuasi, pelayanan kesehatan, penanganan logistik dan pemulihan awal masyarakat yang terdampak bencana,” kata Hairuddin, Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, pengiriman tim ERT merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk keterlibatan BBE dalam misi kemanusiaan di daerah yang terdampak bencana.
Hairuddin menjelaskan, keberadaan tim ERT di lapangan tidak sebatas membantu distribusi bantuan. Personel yang dikirim memiliki kemampuan khusus yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.
Mulai dari penyelamatan, pelayanan kesehatan, dukungan mekanik hingga pemantauan melalui drone menjadi bagian dari kemampuan tim yang dikerahkan.
“Kami berupaya memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki,” ujarnya.
Selama bertugas, tim BBE diarahkan untuk membantu proses evakuasi dan pencarian, memberikan dukungan pelayanan kesehatan serta membantu pengelolaan logistik bagi warga terdampak.
Tim juga diharapkan dapat berkontribusi pada proses pemulihan awal masyarakat setelah masa tanggap darurat.
Hairuddin berharap keberadaan personel BBE dapat membantu mengurangi beban warga Desa Tadho dan wilayah di sekitarnya yang terdampak bencana.
“Kami berharap kehadiran tim PT BBE yang merupakan anak perusahaan dari PT Gajah Tunggal Group dapat membantu meringankan beban masyarakat di Desa Tadho dan wilayah sekitarnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam misi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan dukungan secara langsung ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat.
“Melalui kegiatan tim kemanusiaan ini, PT BBE berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi penanganan bencana bagi korban bencana di NTT, khususnya Desa Tadho yang terdampak bencana gempa dan tsunami,” katanya.
Selain membantu kebutuhan teknis di lapangan, Hairuddin berharap kehadiran para relawan juga dapat memberikan semangat bagi masyarakat dalam melewati masa sulit pascabencana.
Keterlibatan ERT BBE tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memanfaatkan kompetensi personel dan sumber daya yang dimiliki dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Indonesia.

